Menikmati selayang pandang dari jendela sembari nyemil roti kenari dan teh panas.. Morning beats from City of Music! #Ambon #Mangente – dari Lantai 8 Swiss-Belhotel Ambon

Kembali lagi di kota Ambon. Iya, ada kenangan jejak langkah yang tertinggal di Kota Musik ini. Tepatnya bulan Ramadhan Tahun 2015. Saat itu, saya ada kesempatan menjadi enumerator penelitian di Maluku Tengah. Bersama tim, kami berkeliling di 10 Puskesmas yang menjadi sampel penelitian.

Tahun 2015 ini saya kembali. Hari minggu lalu berangkat dari Jakarta menuju ke Ambon dan lanjut ke Kota Tual. Kota Tual adalah daerah baru dari pemekaran Maluku Tenggara. Kota ini terus berbenah untuk memajukan kotanya. Tak kalah dengan daerah lainnya, Kota Tual menyuguhkan panorama pantai yang sungguh indah. Cerita tentang kesan saya di Kota Tual, akan hadir dipostingan berikutnya ya sob. Selasa pagi saya kembali ke Ambon, ada tugas disana. Pesawat Garuda Explore membawa tim kami menuju Ambon. Cuaca pagi itu sangat cerah. Hanya mata saya saja yang cukup lelah dan masih tersekap kantuk yang menjadi-jadi. Akhirnya, saya menikmati penerbangan dengan tidur nyenyak.

Ambon banyak berbenah. Jika dibandingkan tahun 2010 lalu, Kota ini banyak bergerak membangun. Terlihat dari beberapa landmark baru di Kota ini maupun yang masih dalam proses pembangunan. Ambon semakin ramai dengan sgudang kegiatannya yang diarahkan pada pariwisata. Tak heran jika laju pertumbuhan penduduk semakin meningkat berkat sumbangan dari masyarakat yang bermigrasi ke kota ini.

Ambon, 14 Oktober 2015

View on Path